Berita

  • Home
  • Berita
  • Asuhan Kebidanan Kehamilan Pendarahan Pervaginam
Asuhan Kebidanan Kehamilan Pendarahan Pervaginam

Di Indonesia angka kematian ibu pada masa kehamilan masih cukup tinggi. Padahal jumlah pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan di Indonesia cukup memadai. Asuhan Kebidanan Kehamilan diperlukan dalam periode ini untuk menangani masa kritis yang terjadi pada ibu hamil umumnya. Wanita hamil merupakan hal yang harus selalu dipantau perkembangannya. Kematian selama mengandung biasanya disebabkan faktor patologi yang kurang diperhatikan dan dicegah lebih awal.

Perdarahan pervaginam pada ibu hamil muda harus dievaluasi dengan seksama. Darah yang keluar melalui vagina merupakan perdarahan atau spotting. Spotting disebut juga flek, yaitu perdarahan ringan yang biasa terjadi pada saat kehamilan terutama trimester 1 (usia kehamilan 0 – 12 minggu). Sebagian wanita mengalami flek kecoklatan dan ini merupakan hal yang normal pada kehamilan. Namun, hal ini harus dipastikan tidak ada komplikasi yang bersifat patologis. Flek darah dianggap normal jika terjadi pada trimester 1, darah yang keluar merupakan bercak dalam jumlah sedikit, tidak mengotori celana dalam, tidak berlangsung lama (kurang dari 1 hari), dan tidak disertai gejala lain. Namun, Flek menjadi berbahaya jika diikuti gejala lain yang patologis seperti nyeri perut, demam, lemas, pingsan, bahkan darah yang keluar berupa gumpalan atau jaringan, kemudian diikuti perdarahan selanjutnya (perdarahan hebat).